Rektor UMI: Outcome Based Education (OBE) Wajib untuk Melahirkan Alumni Berdaya Saing

Makassar – Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI), Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H., menegaskan bahwa penerapan Outcome Based Education (OBE) merupakan kewajiban bagi semua program studi di lingkungan UMI. Hal ini penting untuk melahirkan alumni yang berdaya saing dan sejalan dengan visi UMI, yaitu menghasilkan sarjana yang berilmu amaliah, beramal ilmiah, berakhlakul karimah, dan berdaya saing.

“OBE ini wajib bagi semua. Diperlukan penyesuaian agar bisa melahirkan alumni yang berdaya saing. Ini tentu sejalan dengan visi UMI yang tidak hanya menekankan ilmu pengetahuan, tetapi juga akhlak mulia dan daya saing global,” ujar Prof. Hambali Thalib dalam sambutannya pada Lokakarya Kurikulum Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan UMI, Jumat (22/8/2025), di Hotel MaxOne Makassar.

Baca Juga:  Lulusan Ditantang Tunjukkan Kemampuan, Bukan Hanya Gelar, Makassar –

Rektor menekankan bahwa tantangan utama berada pada kurikulum, sebab kurikulum merupakan instrumen kunci yang berada di tingkat program studi. Oleh karena itu, setiap program studi harus mampu memaksimalkan potensi yang ada untuk menjawab kebutuhan dunia kerja dan perkembangan global. “Pesan saya, mari kita menata kurikulum sebagai instrumen. Seluruh dosen harus memahami arah ini, membangun kemitraan keluar, serta saling mendukung antarprogram studi,” tegasnya.

Melalui pesan tersebut, Prof. Hambali mengajak seluruh civitas akademika UMI untuk bersinergi dalam memperkuat kurikulum berbasis OBE, sehingga UMI dapat terus mencetak lulusan yang unggul, berintegritas, dan relevan dengan kebutuhan bangsa maupun dunia. (red)

Share the Post:

Related Posts