Dalam Rangka Menyambut Milad Ke-69 UMI, Prodi Sastra Indonesia Fakultas Sastra Hadirkan Ketua Umum Hiski Pusat

Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Sastra UMI gelar Kuliah Umum dalam rangka menyambut Milad ke-69 Universitas Muslim Indonesia. Bertempat di Aula Fakultas Sastra UMI pada hari Kamis 11 Mei 2023. Menghadirkan seorang pakar sastra ternama sekaligus Ketua Umum HISKI Pusat, Prof. Dr. H. Suwardi Endraswara, M.Hum.

Tepat di sebelah kiri Pak Suwardi, diduduki oleh Wakil Rektor 3 UMI yang mewakili Rektor, Dr. Nasrullah Arsyad, S.H., M.H. Beliau hadir sebagai pembuka acara Kuliah Umum yang dimulai dari pukul 09.00 – 11.30 WITA.

Kemudian di sebelah kanan ditempati oleh Kaprodi Sastra Indonesia Fakultas Sastra UMI, Dr. Sitti Rahmawati, S.S., M.Pd. yang hadir selaku moderator.

Beberapa pejabat struktural juga ikut hadir, antara lain Ketua Hiski Sulsel, Dr Muliadi, M.Pd, Wakil Dekan III, Abdul Majid, M.Si, Wakil Dekan II, Ihramsari Akidah, M.Pd, Kepala Laboratorium bahasa, Dr Muli Umiaty Noer, M.Hum, Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, Dr Hj Siti Rabiah, M.Hum, Sekretaris Prodi Ilmu Komunikasi, Dr Ahdan, M.Si serta Kepala Laboratorium Komunikasi dan Multimedia, Muhammad Idris, M.I.Kom. Ditambah para mahasiswa lintas prodi yang memenuhi Aula Fakultas Sastra UMI.

“Tujuan Kuliah Umum ini untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih luas kepada mahasiswa dan juga perkaya wawasan untuk dapat berinteraksi langsung dengan tokoh penting dalam lingkungan kesusastraan,” ujar Bu Rahma.

Kaprodi Sastra Indonesia UMI beranggapan bahwa studi dan penelitian sastra di zaman modern ini memiliki kemampuan dalam bersinergi dan harmonisasi dengan melintasi berbagai bidang keilmuan. Dia ingin menegaskan bahwa sastra tidak hanya bentuk estetika, melainkan bentuk moralitas manusia.

Dikutip dari Anatomikata.id, “Sastra Indonesia bukan sekedar kajian puisi, prosa, novel dan karya sastra, tetapi lebih dari itu. Keilmuan dan penelitan juga bisa lintas bidang keilmuan. Ini karena, Sastra Indonesia serba bisa,” tambahnya.

Raut wajah Pak Nasrullah begitu bersemangat saat membuka acara, beliau sangat mengapresiasi para pimpinan, dosen, dan mahasiswa Fakultas Sastra yang ikut hadir untuk menyukseskan Kuliah Umum.

Kehadiran pimpinan dan dosen Fakultas merupakan bentuk penerapan konsep jemaah yang telah diterapkan oleh para pimpinan di UMI.

Dikutip dari Anatomikata.id, “Yang membuat UMI meraih status unggul karena konsep manajemen jemaah yang dikembangkan dalam mengelola kampus. Satu rasa, satu keinginan, satu tujuan adalah kekuatan UMI,” tegas Wakil Rektor 3 UMI.

Prof. Dr. H. Suwardi Endraswara yang merupakan dosen Universitas Negeri Yogyakarta membawakan materi dengan tema “Memasuki Ruang Sunyi dalam Perspektif Religi, Zoologi, Hidrologi, dan Botani Sastra”. Materi tersebut membuktikan bahwa sastra tidak hanya berpacu pada novel atau puisi, namun lebih luas dari itu.

Kehadiran seorang pakar sastra hebat telah mengangkat Kuliah Umum ini menjadi event yang wajib diikuti oleh para mahasiswa. Ilmu-ilmu yang dipaparkannya sangat bermanfaat dalam dunia sastra dan manusia.

Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penandatanganan MoU antara Ketua Umum HISKI dengan Prodi Sastra Indonesia Fakultas Sastra UMI. Penandatanganan ini menjadi bentuk kerjasama dan silaturahmi antara kedua belah pihak tersebut.

Tujuan lain diadakannya Kuliah Umum ini, tidak lain untuk memberi pemahaman bahwa peluang kerja Sastra Indonesia tidak hanya mengarah ke penulis atau jurnalis saja, melainkan lebih luas dari itu. Menjadi guru, pegawai pemerintahan/swasta, maupun aktris tidaklah tidak mungkin di Sastra Indonesia.

Share the Post:

Related Posts